KONFIGURASI DASAR DAN MEMBAGI BANDWITH DI MIKROTIK

KONFIGURASI DASAR DAN MEMBAGI BANDWITH DI MIKROTIK

Pada minggu ke-9 SMK NEGERI 1 WANAYASA melakukan konfigurasi dasar dan membagi bandwith di mikrotik.

kami mengatur agar router bisa “mengenal” internet dan membagikannya ke berbagai perangkat. Mulai dari menyambungkan kabel, mengatur alamat IP, hingga mengaktifkan fitur NAT agar semua gadget atau laptop yang terhubung bisa ikut online. Tanpa pengaturan dasar yang benar, perangkat secanggih apa pun tidak akan bisa berfungsi sebagai jembatan internet yang baik.

Setelah internet aktif, tantangan berikutnya adalah mengatur kecepatan (manajemen bandwidth). Kami menggunakan dua buah MikroTik agar beban kerja jaringan tidak menumpuk di satu alat saja. Router pertama bertugas sebagai penerima sinyal utama, sedangkan router kedua bertugas membagi sinyal tersebut ke pengguna. Dengan cara ini, koneksi internet jadi lebih stabil dan alat tidak cepat panas karena tugasnya sudah dibagi rata.

Untuk kenyamanan bersama, kami membagi koneksi menjadi dua jalur utama, yaitu untuk Ruang Depan dan Ruang Dalam. Hal ini sangat penting agar pengguna di satu ruangan tidak menghabiskan semua jatah internet. Misalnya, jika di Ruang Depan ada banyak tamu yang memakai Wi-Fi, orang-orang yang ada di Ruang Dalam tetap bisa beraktivitas dengan lancar karena jalurnya sudah dipisahkan dan tidak saling berebut sinyal.

Proses pembagian ini kami lakukan melalui aplikasi Winbox dengan fitur yang disebut Simple Queue. Kami menentukan batas kecepatan maksimal untuk masing-masing ruangan sesuai kebutuhan. Pengalaman ini mengajarkan kami bahwa mengelola jaringan bukan hanya soal koneksi yang cepat, tapi juga soal keadilan dalam membagi kecepatan agar semua orang bisa berinternet dengan nyaman tanpa ada yang merasa “lemot”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *