Pada minggu keempat belas pelaksanaan PKL, kami dari SMKN 1 Purbalingga mengembangkan sebuah aplikasi web bernama Sistem Inventaris Lab SMK, sebuah sistem pencatatan dan pengelolaan barang laboratorium berbasis Laravel 12.
Selama ini, pendataan alat praktik di laboratorium sekolah masih banyak yang mengandalkan buku besar atau file Excel. Cara ini memiliki beberapa kelemahan nyata:
- Data sulit diakses secara bersamaan oleh lebih dari satu pengguna
- Status barang seperti baik atau rusak tidak terpantau secara real-time
- Laporan harus dibuat manual dan memakan waktu
- Rawan terjadi kesalahan pencatatan karena dilakukan secara manual
Aplikasi Sistem Inventaris Lab hadir sebagai solusi digital untuk mengatasi masalah-masalah tersebut.
Teknologi yang Digunakan
Aplikasi ini dibangun menggunakan teknologi modern yang umum digunakan di industri:
- Laravel 12 — sebagai framework backend utama
- Laravel Breeze — untuk sistem autentikasi (login & logout)
- Tailwind CSS — untuk tampilan antarmuka yang modern dan responsif
- MySQL — sebagai database penyimpanan data
- Pusher — untuk fitur real-time pada dashboard statistik
- DomPDF & Maatwebsite Excel — untuk ekspor laporan ke PDF dan Excel
Struktur Database
Database yang digunakan terdiri dari tiga tabel utama yang saling terhubung:
- Categories — menyimpan jenis atau kategori barang, contohnya Hardware, Networking, dan IoT
- Items — menyimpan data barang termasuk nama, kode aset, jumlah, lokasi (Lab 1/Lab 2), dan kondisi (Baik/Rusak)
- Users — menyimpan data guru atau teknisi lab yang mengelola sistem
Relasi antara tabel Category dan Item menggunakan pola One-to-Many, artinya satu kategori bisa memiliki banyak barang.
Fitur yang Dikembangkan
Selama minggu ini, berbagai fitur berhasil diimplementasikan:
Dashboard Statistik Dashboard menampilkan ringkasan data secara real-time, meliputi total barang, jumlah barang dalam kondisi baik, jumlah barang rusak, dan total kategori. Data ini diperbarui otomatis menggunakan Pusher tanpa perlu refresh halaman.
Manajemen Barang Pengguna dapat menambah, mengubah, dan menghapus data barang dengan mudah. Tersedia juga fitur pencarian dan filter berdasarkan kategori, lokasi, maupun kondisi barang, dilengkapi dengan pagination agar tampilan tetap rapi meski data sudah banyak.
Manajemen Kategori Admin dapat mengelola kategori barang seperti Hardware, Networking, dan IoT langsung dari antarmuka yang sederhana dan intuitif.
Cetak Laporan Sistem menyediakan fitur ekspor laporan inventaris dalam dua format, yaitu PDF untuk keperluan cetak dan Excel untuk keperluan pengolahan data lebih lanjut.
Validasi Input Setiap form dilengkapi validasi agar data yang masuk selalu valid — tidak boleh kosong, kode aset tidak boleh duplikat, dan sebagainya.
Tantangan Minggu Ini
Tantangan terbesar minggu ini ada dua hal. Pertama, mengintegrasikan Pusher untuk fitur real-time yang memerlukan pemahaman tentang broadcasting dan event di Laravel. Kedua, merancang relasi antar tabel yang efisien agar query data barang beserta kategorinya berjalan cepat menggunakan Eloquent relationship.
Secara keseluruhan, minggu ke-10 ini memberikan pengalaman berharga dalam membangun aplikasi web full-stack secara nyata dari nol hingga siap digunakan. Sistem Inventaris Lab ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi sekolah dalam mengelola aset laboratorium secara lebih tertib, transparan, dan efisien.




Leave a Reply