Langkah Pertama Menuju Dunia Kerja: Kisah Seru PKL Perdana Siswa SMKN 2 Purbalingga

Langkah Pertama Menuju Dunia Kerja: Kisah Seru PKL Perdana Siswa SMKN 2 Purbalingga

Pada minggu pertama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di GriyaSoftware, siswa SMKN 2 Purbalingga langsung diberikan tantangan awal berupa projek pre-test. Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kemampuan dan pemahaman yang telah mereka kuasai selama pembelajaran di sekolah.

Pre-test ini disusun berdasarkan materi dan keterampilan yang sebelumnya telah diajarkan di jurusan masing-masing. Siswa diminta untuk membuat sebuah proyek sederhana sesuai bidang kompetensinya, mulai dari perencanaan, penulisan kode, hingga pengujian.

Pre-test ini dirancang khusus untuk mengukur sejauh mana keterampilan dan pemahaman yang telah mereka kuasai selama belajar di sekolah. Materi yang diujikan diambil dari pelajaran inti di jurusan masing-masing, mulai dari dasar-dasar pemrograman, pembuatan desain, hingga logika pemecahan masalah.

Melalui proyek ini, pembimbing di GriyaSoftware dapat mengetahui kemampuan awal setiap siswa, sekaligus memetakan kebutuhan pembinaan selama masa PKL berlangsung. Hasil pre-test juga akan menjadi tolok ukur untuk melihat perkembangan mereka di minggu-minggu berikutnya.

Setiap siswa diberi waktu untuk merancang, menulis kode, dan menguji hasil proyeknya secara mandiri. Beberapa memilih langsung mengeksekusi ide, sementara yang lain menyusun perencanaan terlebih dahulu. Suasana ruangan terasa hidup — ada yang fokus mengetik di depan layar, ada pula yang saling berdiskusi mencari solusi terbaik.

Pembimbing sesekali berkeliling, memberi arahan, atau menjawab pertanyaan teknis yang diajukan siswa. Tantangan ini tidak hanya melatih keterampilan teknis, tetapi juga mengasah kemampuan komunikasi dan kerja sama.

Selain menguji kemampuan, kegiatan pre-test ini menjadi kesempatan untuk:

  1. Mengaplikasikan teori yang didapat di sekolah ke situasi nyata.
  2. Melatih manajemen waktu dan penyusunan alur kerja.
  3. Menumbuhkan rasa percaya diri dalam menyelesaikan tantangan mandiri.
  4. Memahami standar kerja yang digunakan di industri.

Meskipun awalnya beberapa siswa merasa gugup, suasana berubah menjadi penuh semangat setelah mereka mulai mengerjakan. Ada rasa puas tersendiri ketika berhasil menemukan solusi atau menyelesaikan modul yang dikerjakan.

Harapannya, pre-test ini bukan hanya menjadi pengukur kemampuan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus berkembang. Dengan dukungan pembimbing dan kerja sama antar teman, siswa SMKN 2 Purbalingga siap menjalani minggu-minggu PKL berikutnya dengan semangat yang lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *