Minggu Ke-5 SMKN 2 Purbalingga: Semangat Kolaborasi dalam Proyek Website WordPress

Minggu Ke-5 SMKN 2 Purbalingga: Semangat Kolaborasi dalam Proyek Website WordPress

Memasuki minggu ke-5 pembelajaran di SMKN 2 Purbalingga, para siswa semakin terbiasa dengan ritme belajar yang padat namun penuh tantangan. Minggu ini, materi masih berfokus pada penggunaan dan pengelolaan WordPress. Namun, ada hal yang membuat suasana berbeda dari minggu-minggu sebelumnya — yaitu dimulainya tugas kelompok membuat website dengan tema bebas.


Tantangan Minggu Ini: Website dengan Minimal 20 Postingan

Guru memberikan arahan agar setiap kelompok membuat sebuah website yang memiliki minimal 20 artikel. Tema website sepenuhnya diserahkan kepada kreativitas masing-masing kelompok. Ada yang memilih tema pendidikan, teknologi, resep masakan, wisata, kisah inspiratif, bahkan topik hobi dan lifestyle.

Tugas ini bukan hanya sekadar mengetik dan memposting artikel, tapi juga mengajarkan siswa cara:

  1. Memilih dan mengatur tema WordPress yang sesuai.
  2. Mengatur menu navigasi agar pengunjung mudah mencari informasi.
  3. Menambahkan gambar, video, dan link yang relevan.
  4. Mengatur kategori dan tag untuk setiap artikel.
  5. Mengoptimalkan tampilan agar menarik di berbagai perangkat.

Minggu Ke-5 SMKN 2 Purbalingga

Proses Pengerjaan: Dari Ide Hingga Publikasi

Setiap kelompok memulai dengan brainstorming untuk menentukan ide utama. Setelah itu, mereka membagi peran — ada yang bertugas menulis artikel, ada yang fokus mengedit gambar, dan ada yang mengatur tampilan website.

Beberapa langkah yang dilalui:

Melakukan revisi jika ada kesalahan penulisan atau tampilan.

Menentukan nama domain atau judul website agar mudah diingat.

Membuat struktur halaman utama seperti Home, Tentang Kami, Blog, dan Kontak.

Menulis artikel original dengan bahasa yang jelas dan menarik.

Mengunggah postingan secara bertahap agar situs tetap aktif.

Pelajaran Berharga dari Minggu Ke-5

Melalui proyek ini, siswa mendapatkan banyak keterampilan baru. Mereka tidak hanya belajar mengoperasikan WordPress, tapi juga mengasah:

  • Kerjasama tim, karena semua anggota harus berkontribusi.
  • Manajemen waktu, mengingat target postingan yang cukup banyak.
  • Kreativitas konten, supaya artikel menarik dibaca.
  • Pemecahan masalah teknis, seperti mengatasi error atau layout yang berantakan.

Bagi banyak siswa, ini adalah pengalaman pertama membuat website dari nol hingga siap dipublikasikan. Rasa bangga muncul ketika melihat hasil kerja mereka dapat diakses secara online oleh orang lain.


Minggu ke-5 di SMKN 2 Purbalingga membuktikan bahwa pembelajaran tidak harus selalu di dalam kelas. Dengan proyek nyata seperti ini, siswa belajar secara langsung bagaimana proses pembuatan website yang profesional. Harapannya, keterampilan ini akan menjadi bekal berharga ketika mereka memasuki dunia kerja atau bahkan menjadi creator digital yang sukses.

Proyek ini bukan sekadar tugas, tapi sebuah langkah awal menuju masa depan yang kreatif, produktif, dan berdaya saing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *